Potensi Karbon Biru Dalam Perubahan Iklim Global: Studi Kasus Mangrove Di Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Blue Carbon Potential of Mangrove Ecosystems for Climate Change Mitigation: A Case Study of Tongke-Tongke Village, Sinjai Regency
Main Article Content
Abstract
Ekosistem mangrove memainkan peran kunci dalam mitigasi perubahan iklim melalui kemampuan mereka menyerap dan menyimpan karbon biru. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi karbon biru mangrove terhadap dinamika iklim di wilayah pesisir. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan perhitungan potensi karbon biru pada ekosistem mangrove. Analisis dilakukan dengan menggunakan data iklim periode 2020–2025, catatan stok karbon, serta hasil pengukuran lapangan. Estimasi stok karbon diperoleh melalui formula konversi biomassa dan kandungan bahan organik pada hutan mangrove dan sedimen. Hasil perhitungan menunjukkan total 110.2 MgC/Ha karbon tersimpan pada ekosistem mangrove. Analisis korelasi Pearson mengungkapkan hubungan positif yang kuat antara curah hujan dan stok karbon mangrove (r = 0,73; r² = 0,523), yang menunjukkan bahwa peningkatan nilai karbon biru cenderung diikuti oleh peningkatan curah hujan, dan sebaliknya.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
References
Alongi, D. M., Murdiyarso, D., Fourqurean, J. W., Kauffman, J. B., Hutahaean, A., Crooks, S., Lovelock, C. E., Howard, J., Herr, D., Fortes, M., Pidgeon, E., & Wagey, T. (2016). Indonesia’s blue carbon: a globally significant and vulnerable sink for seagrass and mangrove carbon. Wetlands Ecology and Management, 24(3), 1–13.
Ainurrohmah, S., & Sudarti, S. (2022). Analisis Perubahan Iklim dan Global Warming yang Terjadi sebagai Fase Kritis. Jurnal Sains Lingkungan, 8(1), 1–10.
Annisa, L., & Sudibyo, M. (2024). Serapan Karbon pada Empat Jenis Mangrove (Rhizophora apiculata, Avicennia alba, Bruguiera parviflora, Xylocarpus granatum) di Desa Selotong. Jurnal Biologi Tropika, 1(4), 260–265.
BMKG Kab. Sinjai. (2020). Data Curah Hujan Kabupaten Sinjai 2020. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Sinjai.
BMKG Kab. Sinjai. (2021). Data Curah Hujan Kabupaten Sinjai 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Sinjai.
BMKG Kab. Sinjai. (2022). Data Curah Hujan Kabupaten Sinjai 2022. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Sinjai.
BMKG Kab. Sinjai. (2023). Data Curah Hujan Kabupaten Sinjai 2023. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Sinjai.
BMKG Kab. Sinjai. (2024). Data Curah Hujan Kabupaten Klimatologi, dan Geofisika Kabupaten Sinjai.
Dinihulda, A., Akbar, A. A., & Jumiati, J. (2018). Peran Ekosistem Mangrove bagi Mitigasi Pemanasan Global. Jurnal Ekosistem Pesisir, 18(2), 191–198.
Hamsinar, H., Halim, Z. A., & Idrus, I. (2024). Mitigasi Bencana Banjir pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Baringeng di Dusun Maccini, Desa Panaikang, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Mitigasi dan Lingkungan, 1(1), 26–31.
Indrawati, Budimawan, & Samsu, A. (2023). Mangrove management model towards net zero emissions in Sinjai Regency, South Sulawesi Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1272, 012014.
Melati, D. N. (2021). Mangrove Ecosystem and Climate Change Mitigation: A Literature Review. Jurnal Sumberdaya Hayati, 16(1), 1–8.
Puspaningrum, D., Suleman, V., & Ernikawati. (2023). Potensi Blue Carbon Ekosistem Mangrove Pilohulata Utara: The Blue Carbon Potential of the Pilohulata Mangrove Ecosystem in North Gorontalo. Jurnal Ilmu Kelautan Tropis, 6(2), 121–134.
Rahman, Tuahatu, J. W., & Tuhehay, C. (2024). Blue carbon potential of mangrove ecosystem on the coast of Negeri Waai, Central Maluku Regency. Jurnal Ilmu Kehutanan, 18(1), 45–57.
Wicaksono, A. (2022). Pengaruh Fenomena La Nina terhadap Anomali Curah Hujan Bulanan di Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan Geografi, 2(3), 35–49.